PASURUAN, pojokkasus.com – Curhat Kamtibmas Polres Pasuruan menjadi sarana komunikasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menyerap berbagai keluhan, aspirasi, serta persoalan keamanan dan ketertiban yang berkembang di lingkungan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu sore (4/11/2026) pukul 15.30 WIB, bertempat di Pendopo Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan ini bertujuan mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus membuka ruang dialog secara langsung mengenai berbagai persoalan kehidupan sosial, keamanan lingkungan, dinamika masyarakat, hingga kenakalan remaja.
Hadir dalam kegiatan tersebut KBO Satbinmas Polres Pasuruan, Iptu Bambang Sugeng Hariadi, Kanit Bhabinkamtibmas Polres Pasuruan, Aipda Agus Supriadi, beserta jajaran. Turut hadir Camat Rembang Yudianto, Kepala Desa Pandean Abdul Karim, Ketua BPD Agus Halim, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga sekitar.
Fraksi Gerindra Dukung Pinjaman Daerah Rp363 Miliar Percepat Pembangunan Pasuruan
Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban. Masyarakat mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi, sekaligus berdiskusi dengan jajaran kepolisian mengenai langkah pencegahan dan solusi yang dapat dilakukan bersama.
Tampung Aspirasi dan Persoalan Masyarakat
Dalam sesi dialog, sejumlah persoalan menjadi perhatian bersama, mulai dari kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, keamanan desa, hingga permasalahan kenakalan remaja. Melalui forum tersebut, kepolisian ingin mengetahui secara langsung kondisi yang berkembang di tengah masyarakat.
Camat Rembang, Yudianto, dalam penyampaiannya turut menyoroti pentingnya menjaga kehidupan sosial yang harmonis. Menurutnya, kondisi ekonomi, keamanan desa, serta dinamika kehidupan masyarakat membutuhkan perhatian dan kerja sama dari seluruh unsur, baik pemerintah, kepolisian, tokoh masyarakat, maupun warga.
Komunikasi yang baik antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Karena itu, kegiatan seperti Curhat Kamtibmas diharapkan mampu menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan persoalan sekaligus memperkuat kebersamaan.
Iptu Bambang Ingatkan Bahaya Narkotika dan Miras
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Bambang Sugeng Hariadi menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan masyarakat dalam mencegah berbagai bentuk tindak kriminalitas, khususnya penyalahgunaan narkotika dan minuman keras (miras).
Ia mengajak masyarakat agar tidak menganggap remeh persoalan narkoba dan miras karena dampaknya dapat merusak masa depan generasi muda, mengganggu ketenteraman keluarga, serta berpotensi memicu tindakan kriminal.
Desa Winong Bagikan 384 Sertifikat Tanah PTSL 2026
Menurutnya, pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui pengawasan, komunikasi, dan perhatian terhadap pergaulan anak-anak maupun remaja.
“Jangan sampai keluarga kita menjadi tersangka atau pemakai narkotika. Karena itu, penting bagi kita semua untuk melakukan pencegahan sejak dini, dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat,” ujar Iptu Bambang Sugeng Hariadi.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika, miras, maupun gangguan keamanan lainnya, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar dapat dilakukan langkah penanganan sesuai ketentuan.
Kopling Polres Pasuruan Pererat Kedekatan dengan Warga
Tidak hanya menghadirkan sesi dialog, kegiatan Curhat Kamtibmas juga diisi dengan program Kopling atau Kopi Keliling Polres Pasuruan.
Melalui kegiatan tersebut, jajaran kepolisian dan masyarakat dapat menikmati suasana ngopi bersama dalam nuansa santai dan penuh kekeluargaan. Program ini menjadi sarana komunikasi informal agar masyarakat lebih nyaman menyampaikan keluhan, masukan, maupun informasi terkait situasi keamanan di lingkungannya.
Selain itu, kegiatan juga diwarnai pembagian sejumlah perlengkapan kepada masyarakat, berupa helm, mukena, sarung, dan jaket.
Haul Akbar Sidoarjo Menggema, Ribuan Jamaah Larut Dalam Zikir
Pemberian tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian dan kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus simbol kedekatan antara kepolisian dan warga. Melalui pendekatan humanis, Polri berupaya membangun hubungan yang semakin erat dengan seluruh lapisan masyarakat.
Bersama Menjaga Keamanan dan Ketertiban Desa
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Masyarakat mengikuti setiap sesi dialog, tanya jawab, serta arahan yang disampaikan jajaran Polres Pasuruan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Sinergi antara Polres Pasuruan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mencegah kriminalitas serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Curhat Kamtibmas di Pendopo Desa Pandean menjadi pengingat bahwa keamanan berawal dari komunikasi, kepedulian, dan kebersamaan. Dengan memperkuat pengawasan keluarga, menjaga pergaulan generasi muda, serta menjauhi narkotika dan minuman keras, masyarakat diharapkan mampu membangun lingkungan yang lebih sehat, harmonis, dan kondusif.
Sebab, keamanan bukan hanya tentang menjaga lingkungan dari kejahatan, tetapi juga menjaga keluarga, melindungi generasi muda, dan merawat kerukunan demi kehidupan masyarakat yang lebih baik.(fandy/tim)



















