Gresik, pojokkasus.com – Bukan hanya tangan kosong Pencak silat jadi pusat perhatian Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Kabupaten Gresik 2026 yang dibuka Senin (18/5) di Aula Ainul Yaqin. Diikuti 108 siswa jenjang SD/MI, ajang ini digelar tiga hari bukan cuma untuk cari juara, tapi juga bentuk karakter siswa lewat nilai luhur bela diri.
Rangkaian acara terstruktur rapi: penyisihan SD/MI hari pertama, SMP/MTs hari kedua, dan puncaknya semifinal-final hari ketiga. Dinas Pendidikan ingin pastikan setiap tahapan berjalan adil, sportif, dan jadi sarana belajar berkompetisi sehat bagi seluruh peserta.
Kepala Dinas Pendidikan, S. Hariyanto, sampaikan apresiasi besar. Baginya, pencak silat memiliki nilai ganda: melestarikan budaya sekaligus membentuk mental tangguh. Prestasi di sini adalah awal dari perjalanan panjang ke Jawa Timur hingga tingkat nasional.
“Kompetisi ini penting. Kami ingin anak-anak paham: berprestasi itu butuh usaha, dan menang-kalah adalah bagian dari proses. Junjung tinggi sportivitas, karena itulah kemenangan sesungguhnya,” ujarnya tegas.
http://Baca juga ASN Kota Malang Diminta Teliti Soal Tata Naskah Dinashttps://www.facebook.com/pojok.kasuscom
Sunikan, Kabid Dikdas, tekankan bahwa jalur O2SN berjenjang. Artinya, standar makin tinggi di setiap tingkatan. Siapa pun yang lolos mewakili Gresik nanti, harus benar-benar siap mental dan kemampuan agar tidak kalah langkah dengan daerah lain.
“Tugas kami bukan cuma mengirim, tapi memastikan yang dikirim berkualitas. Bukan cuma jago gerakan, tapi punya jiwa pemenang dan akhlak terpuji,” tambahnya.
Kesiapan fisik tak didapat instan. Pelatih Siti Sayyidatul Umroh ungkapkan anak-anak sudah digembleng berbulan-bulan. Mendekati perlombaan, jam latihan ditambah dan intensitas dinaikkan supaya stamina dan teknik matang saat tampil.
Semangat itu terlihat jelas di mata peserta seperti Sharmeylla Najma Athaya Firman. Ia bertekad tampil maksimal, berharap bisa juara dan melangkah jauh membawa nama baik sekolah serta daerahnya.
Ajang O2SN pencak silat 2026 menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik. Melalui olahraga, khususnya seni bela diri asli Indonesia, daerah ini terus berupaya mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter kuat, dan siap mengharumkan nama bangsa di masa depan. (T7/Baik)







