Sidoarjo,pojokkasus.com– Program RTLH dan bantuan sosial menjadi fokus utama kunjungan Bupati Sidoarjo Subandi ke Kecamatan Prambon, Sabtu (1/8/2026).
Ia meninjau langsung renovasi rumah warga kurang mampu sekaligus menyerahkan alat bantu kesehatan bagi lansia dan penyandang disabilitas. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Subandi didampingi Kepala Dinas Sosial Martha Wara Kusuma, Wakil Ketua DPRD Suyarno, serta perwakilan Baznas Sidoarjo.
Tim pertama kali mengunjungi kediaman Sariatun (62), buruh tani di Desa Kedungsugo yang atap rumahnya sudah rapuh dan berisiko runtuh.
Pemerintah akan merenovasi total rumah Sariatun mulai dari penggantian rangka atap yang lapuk hingga pemasangan fasilitas sanitasi layak.
Perbaikan serupa juga dilakukan di rumah Ponijah, warga desa yang sama. Renovasi mencakup pemasangan keramik lantai, penggantian atap, hingga pembangunan kamar mandi sehat.
“Kami pastikan program bedah rumah ini memberikan manfaat nyata. Rumah harus aman, kering, dan memiliki sanitasi yang baik agar warga bisa hidup sehat dan nyaman,” ujar Subandi di lokasi kegiatan.
Selain perbaikan hunian, pemerintah juga menyalurkan bantuan alat kesehatan. Mulyati Ningsih, lansia dari Desa Kajartengguli, menerima kursi roda multifungsi 3-in-1.
Bantuan serupa juga diserahkan kepada Sutardjo (80), mantan ketua RT yang mengabdi 32 tahun dan menderita stroke sejak dua tahun lalu.
Sutardjo mengaku sangat terbantu dengan perhatian pemerintah. Selama ini ia kesulitan bergerak dan harus dibantu sepenuhnya keluarga setiap kali berobat ke puskesmas.
“Alhamdulillah, terima kasih Pak Bupati. Kursi roda ini sangat berharga bagi saya, saya tidak perlu lagi menyusahkan anak-anak saat berobat atau sekadar berjalan-jalan di halaman rumah,” ungkap Sutardjo dengan mata berkaca-kaca.
Subandi menegaskan kegiatan seperti ini akan terus digelar secara rutin setiap akhir pekan. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen menyelesaikan penanganan RTLH secara bertahap hingga seluruh warga mendapatkan hunian layak.
Dukungan alat kesehatan juga akan diprioritaskan bagi lansia dan penyandang disabilitas yang belum terjangkau.













