Ketua LSM GMBI Jatim GMBI Apresiasi Evaluasi Program MBG Prabowo

Jakarta, pojokkasus.com   – Ketua LSM GMBI ( Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia ) Jawa Timur mendukung langkah tegas Presiden Prabowo Subianto untuk merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional guna membenahi Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi sorotan publik. Keputusan ini langsung disambut positif oleh Ketua LSM GMBI Wilter Jawa Timur, Sugeng SP, Rabu (03/06/2026), yang menilai ini bukti keseriusan pemerintah mendengarkan rakyat.

Pengumuman resmi disampaikan Menpan Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan. Ia menyatakan pergantian ini murni hasil evaluasi menyeluruh atas kinerja lembaga sejauh ini, serta respons terhadap berbagai masukan yang masuk dari masyarakat luas terkait kendala di lapangan.

Sugeng SP mengapresiasi keberanian Presiden melakukan perubahan. Menurutnya, kebijakan seperti ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak menutup mata dan berkomitmen menjaga kualitas program strategis nasional. GMBI sendiri sejak awal menjadi pendukung sekaligus pengawas agar program ini sukses besar.

“Kami apresiasi kepekaan Presiden. Banyak masukan soal pelaksanaan program ini, dan responnya cepat sekali. Ini bukti nyata bahwa aspirasi rakyat didengar. Kami siap dukung dan kawal agar perubahan ini membawa dampak baik,” ujarnya.

Hampir 6 Bulan Mengendap, LSM GMBI Datangi Tipikor Desak Kejelasan Penanganan Dugaan Kebocoran Pajak MBLB tahun 2024

https://www.facebook.com/pojok.kasuscom

Pergantian ini cukup menyeluruh. Dadan Hindayana yang sebelumnya menjabat Kepala BGN resmi dihentikan. Begitu juga kedua wakilnya, Brigjen Pol Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung, tidak lagi melanjutkan tugas. Sebagai penggantinya, Nanik S. Deyang dipercaya memegang tongkat komando baru di lembaga tersebut.

Prasetyo Hadi menjelaskan, evaluasi dilakukan secara berkala dan mendetail. Presiden ingin memastikan tata kelola keuangan dan operasional program berjalan lebih rapi, transparan, dan akuntabel. Tujuannya agar makanan yang disalurkan benar-benar bergizi, aman, dan sampai ke anak-anak yang membutuhkan.

Bagi Sugeng SP, perombakan ini adalah momen krusial. Ia berharap pemimpin baru bisa membawa angin segar, memperbaiki segala kekurangan di masa lalu, dan menyusun strategi yang lebih pas di setiap daerah. Pengawasan ketat harus tetap berjalan agar tidak ada lagi keluhan soal kualitas maupun distribusi.

LSM GMBI menegaskan sikapnya sebagai mitra kritis pemerintah. Dukungan akan terus diberikan, namun pengawasan juga tetap dilakukan agar program ini tidak meleset dari tujuan awal, yaitu meningkatkan kualitas gizi generasi penerus bangsa.

“Pergantian orang hanya alat, hasil yang utama. Kami ingin lihat perubahan nyata: program lebih cepat, tepat sasaran, dan bermanfaat maksimal. Ini komitmen negara untuk rakyat, dan kami memastikan komitmen itu terjaga dengan baik,” tegas Sugeng. Langkah ini dinilai sebagai bukti kebijakan publik yang dibangun atas aspirasi masyarakat. (BD)

IMG-20260327-WA0038