Usulan Pembangunan Serta Rencana Ekonomi Desa Di Pra MUSDES Kejapanan 2026

Pasuruan, pojokkasus.com – Usulan pembangunan serta rencana Ekonomi Desa dalam pra Musyawarah Desa (Pra Musdes) Kejapanan di gelar hari sabtu (6/6/2026) pukul 19.30 WIB, membahas penjaringan aspirasi, aktivasi TPS, pengembangan KDMP, hingga rencana pusat oleh-oleh. Acara ini dihadiri Kepala Desa, BPD, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari 12 dusun.

Kepala Desa Kejapanan Randi Saputra menegaskan partisipasi warga sangat dibutuhkan. Selama 10 hari ke depan, pemerintah desa membuka kesempatan bagi setiap dusun untuk menyampaikan usulan. Hasilnya nanti akan ditetapkan lewat SK Musdes sebagai dasar RKPD dan APBD Desa 2026, serta perencanaan 2027–2028.

Saat ini, kondisi keuangan desa menghadapi keterbatasan. Sebagian besar anggaran terserap untuk kebutuhan wajib, sehingga ruang untuk pembangunan lebih sempit dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menjadi tantangan sekaligus alasan utama penetapan skala prioritas.

Usulan pembangunan serta
Pra Musdes Kejapanan 2026 bahas usulan warga, aktivasi TPS, hingga rencana pusat oleh-oleh. Simak prioritas pembangunan meski anggaran terbatas!

Berdasarkan inventarisasi awal, mayoritas usulan warga berfokus pada kebutuhan fisik mendesak:

– Perbaikan saluran drainase dan penanganan banjir

– Pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan

– Rehabilitasi fasilitas umum yang rusak

Selain pembangunan fisik, warga juga menyampaikan harapan terkait pelayanan sosial. Program seperti Pemberian Makanan Tambahan dan insentif kader menjadi perhatian. Pemerintah desa berjanji akan menata ulang program agar pelayanan tetap berjalan maksimal meski dana terbatas.

Randi menegaskan tidak semua usulan bisa direalisasikan sekaligus. Pemerintah desa akan memilih prioritas berdasarkan tingkat urgensi dan kemampuan keuangan. Transparansi dipastikan agar warga memahami alasan penetapan setiap program.

Di sisi lain, forum juga membahas percepatan pengelolaan lingkungan. Salah satu target utama adalah aktivasi Tempat Pembuangan Sampah di Dusun Besuki. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kebersihan dan mencegah pencemaran lingkungan secara berkelanjutan.

Pengembangan ekonomi lokal juga menjadi fokus penting. Selain KDMP, disiapkan rencana pembangunan pusat oleh-oleh desa. Tempat ini akan menjadi wadah promosi produk unggulan warga dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Ketua BPD Misdi menyatakan sinergi semua pihak adalah kunci sukses. Dukungan juga datang dari Ketua DPRD Pasuruan yang berharap Kejapanan bisa menjadi desa percontohan. Melalui perencanaan matang berbasis aspirasi warga, pembangunan diharapkan berjalan adil dan bermanfaat bagi seluruh penduduk. (D2Y)

IMG-20260327-WA0038