Alumni MI NU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati

Sidoarjo,pojokkasus.com– Alumni MI NU KH Mukmin menitip harapan besar kepada Bupati Sidoarjo H. Subandi melalui sebuah buku berjudul Suara dari Masa Depan.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Sidoarjo, Rabu (17/6/2026), tujuh siswa alumni MI NU KH Mukmin menyampaikan langsung berbagai aspirasi terkait pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur jalan, penerangan jalan umum, hingga perluasan program beasiswa pendidikan.

Kehadiran para siswa tersebut mencuri perhatian karena mereka datang bukan sekadar untuk berkunjung, melainkan membawa gagasan dan kritik konstruktif untuk masa depan Kabupaten Sidoarjo.

Didampingi para guru, mereka menyerahkan buku yang berisi pandangan generasi muda terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.

Salah satu siswa, Fatimah, menyampaikan harapannya terkait kualitas pembangunan jalan di Sidoarjo.

Alumni MI NU KH Mukmin titip harapan kepada Bupati Subandi melalui buku “Suara dari Masa Depan”. Mereka soroti jalan rusak, lampu jalan, dan beasiswa pendidikan.

Menurutnya, sejumlah ruas jalan yang telah diperbaiki masih perlu mendapat perhatian agar lebih tahan terhadap genangan air saat musim hujan.

 

Fatimah yang bercita-cita menjadi dokter anak juga menyoroti minimnya penerangan jalan umum di wilayah Jasem.

Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu aktivitas warga, terutama pada malam hari.

“Kalau malam warga takut keluar, Pak. Pernah ada pengendara jatuh karena gelap,” ungkap Fatimah di hadapan Bupati Subandi.

Masukan tersebut menjadi salah satu poin penting yang disampaikan dalam buku Suara dari Masa Depan.

Aspirasi itu mencerminkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sekitar serta keselamatan masyarakat.

KDMP Sidoarjo Diperkuat, Bupati Subandi Konsolidasikan Desa

Selain persoalan infrastruktur, harapan lain datang dari Anindita Keisha yang meminta Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperluas cakupan program beasiswa pendidikan.

Ia mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan.

Namun, menurutnya, semakin banyak siswa yang membutuhkan dukungan agar dapat melanjutkan pendidikan dengan baik.

“Terima kasih atas perhatian Bapak. Kami berharap beasiswa bisa menjangkau lebih banyak siswa,” ujar Anindita.

Permintaan tersebut menunjukkan bahwa akses pendidikan masih menjadi perhatian utama generasi muda Sidoarjo.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Sidoarjo H. Subandi mengaku bangga terhadap keberanian para siswa yang datang membawa gagasan untuk pembangunan daerah.

Menurutnya, tidak banyak anak seusia mereka yang memiliki kepedulian tinggi dan berani menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemimpin daerah.

“Alhamdulillah, mereka datang memberi masukan untuk kemajuan Sidoarjo. Tidak banyak anak seusia mereka berani menyampaikan gagasan,” kata Subandi.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus meningkatkan program beasiswa bagi masyarakat.

Pada tahun 2026, Pemkab Sidoarjo menambah kuota penerima beasiswa, termasuk bagi 1.500 anak yatim jenjang SD dan SMP.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Setelah menyampaikan aspirasi, para siswa mendapat kesempatan duduk di kursi kerja Bupati dan mengabadikan momen bersama.

Sebelum menutup pertemuan, Subandi memberikan pesan motivasi kepada para siswa agar terus belajar, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.

“Bisa jadi kelak ada yang menjadi Bupati Sidoarjo. Yang penting jangan putus asa,” pesannya.

Kunjungan alumni MI NU KH Mukmin ini membuktikan bahwa suara generasi muda mampu menjadi energi positif bagi pembangunan daerah.

Melalui buku Suara dari Masa Depan, mereka tidak hanya menyampaikan kritik dan harapan, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata terhadap masa depan Sidoarjo yang lebih baik.@kbr

Writer: @NitEditor: @Redaksi Pojokkasus
IMG-20260327-WA0038