Sidoarjo, pojokkasus.com – Hari Jadi Sidoarjo ke-167 tahun 2026 diperingati dengan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan tersebut adalah khitan massal gratis yang kembali digelar di Pendopo Delta Wibawa, Selasa pagi (20/1/2026).
Sebanyak 165 anak mengikuti kegiatan khitan massal tersebut.
Mereka berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Yang di mulai pagi hari, para peserta bersama orang tua tampak memadati area pendopo dengan tertib, mengikuti tahapan pemeriksaan hingga proses khitan.
Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menghadirkan pelayanan kesehatan sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan.
Layanan Kesehatan Terpadu
Pemkab Sidoarjo mengerahkan puluhan tenaga kesehatan untuk menyukseskan khitan massal gratis tersebut. Tenaga medis tidak hanya berasal dari RSUD RT Notopuro Sidoarjo, tetapi juga melibatkan tenaga kesehatan dari berbagai puskesmas di seluruh wilayah kabupaten.
Dalam satu waktu, sebanyak 20 anak menjalani proses khitan secara bersamaan di tempat tidur yang telah disiapkan. Pola pelayanan ini diterapkan agar kegiatan berjalan efektif, cepat, dan tetap mengutamakan standar medis serta kenyamanan peserta.
Panitia juga memastikan setiap anak mendapatkan pendampingan medis sejak sebelum hingga pasca khitan. Dengan sistem pelayanan terpadu tersebut, kegiatan berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Wujud Gotong Royong Sosial
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo, Ainun Amalia, hadir mewakili Bupati Sidoarjo H. Subandi. Dalam sambutannya, Ainun menegaskan bahwa khitan massal gratis merupakan wujud nyata gotong royong sosial antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan.
Pemkab Sidoarjo berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Sidoarjo untuk menghadirkan layanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kolaborasi tersebut, menurutnya, menjadi contoh sinergi yang positif dalam membangun kesejahteraan sosial.
“Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Baznas Kabupaten Sidoarjo yang secara konsisten menghadirkan program-program kemaslahatan umat,” ujar Ainun Amalia.
Zakat sebagai Kekuatan Sosial
Ainun Amalia yang membacakan sambutan Bupati Sidoarjo menyampaikan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki kekuatan sosial yang luar biasa apabila dikelola secara amanah. Dana tersebut mampu menjadi jembatan pemenuhan kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan. Menurutnya, Baznas Kabupaten Sidoarjo telah membuktikan peran tersebut dengan menghadirkan program-program nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Di tengah tantangan ekonomi sosial yang terus berkembang, kehadiran Baznas Kabupaten Sidoarjo menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan menuju Sidoarjo yang tangguh,” ucapnya.
Bupati Sidoarjo, lanjut Ainun, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat melalui sinergi dengan Baznas, dunia usaha, dan lembaga sosial lainnya.
Investasi Sosial Generasi Sehat
Bupati juga menekankan bahwa khitan tidak hanya berkaitan dengan kesehatan dan syariat agama, tetapi juga menjadi tradisi sosial dan ikhtiar membentuk generasi yang sehat, bersih, dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang mempercayakan putra-putranya mengikuti khitan massal gratis ini.
“Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang sehat jasmani, kuat iman, cerdas pikiran, dan luhur akhlaknya. Kalian adalah anak-anak hebat dan pemberani. Proses ini menjadi langkah awal menuju kedewasaan dan kemandirian,” ucapnya.
http://Baca juga Prajurit Yonif TP 836 Peduli Pendidikan Pascabencana Aceh
http://Baca juga Curanmor Bondowoso Dibongkar, Polisi Ringkus Tiga Pelaku
Bantuan dan Apresiasi Peserta
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sidoarjo, M. Chasbil Aziz Salju Sodar, menjelaskan bahwa khitan massal gratis merupakan agenda rutin Baznas setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo. Tahun ini, sebanyak 165 anak mengikuti kegiatan tersebut.
Selain mendapatkan layanan khitan gratis, setiap peserta menerima uang tunai sebesar Rp250 ribu serta berbagai souvenir berupa sarung, busana muslim, kopiah, celana hitam, tas sekolah, dan goodie bag. Baznas Sidoarjo juga bekerja sama dengan PT Siantar Top dan Bank Jatim dalam penyediaan bantuan tersebut.
“Tujuan khitan massal ini untuk meringankan beban dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Sidoarjo,” tegasnya.
Dampak Nyata Bagi Warga
Salah satu orang tua peserta, Ima, warga Desa Keboananom, Kecamatan Gedangan, mengaku gembira dapat mengikuti khitan massal gratis tersebut. Ia mengatakan keinginan putranya yang masih duduk di kelas 4 SD untuk dikhitan akhirnya terwujud melalui program ini.
“Ayah e tahu dari internet. Ikut khitan mendadak karena Adif minta dikhitan,” ujarnya.
Kegiatan khitan massal gratis ini menjadi bukti bahwa peringatan Hari Jadi Sidoarjo tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menghadirkan dampak sosial nyata bagi masyarakat. Program ini memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial sebagai fondasi pembangunan Kabupaten Sidoarjo ke depan. (nit)






