MOJOKERTO, pojokkasus.com — Sidokkes Polres Mojokerto melaksanakan aksi nyata mendukung personel yang bertugas mencegah kebakaran hutan. Melalui pemeriksaan kesehatan dan pembagian suplemen, tim medis menyapa anggota di wilayah Pacet dan Trawas, Sabtu (24/10/2026).
Menjaga hutan tetap hijau dan bebas dari titik api membutuhkan keringat, tenaga, serta stamina baja dari para penjaga garis depan. Tugas berat ini tidak boleh dijalankan dengan kondisi fisik yang menurun.
Menyadari beban tugas yang melelahkan tersebut, Polres Mojokerto memastikan setiap anggota berada dalam kondisi bugar sebelum diterjunkan ke lapangan. Tidak ada kompromi soal kesehatan petugas.
Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam mewakili Kapolres Mojokerto menyatakan, perlindungan kesehatan adalah bagian tak terpisahkan dari kesiapsiagaan bencana.

“Kondisi kesehatan personel tetap terpantau dengan baik sehingga kesiapsiagaan dalam mengantisipasi karhutla bisa berjalan maksimal,” jelasnya.
Baca juga
Praktik Ilegal Sabung Ayan Malang Di Gerebeg Polisi Bersama Warga
Sebanyak 55 personel gabungan mendapat pemeriksaan medis menyeluruh di dua lokasi sekaligus :
- Polsek Pacet: 28 personel diperiksa
- Polsek Trawas: 27 personel menjalani pengecekan medis
Tim medis memeriksa tekanan darah, denyut nadi, hingga kebugaran fisik secara keseluruhan. Langkah sederhana namun sangat krusial untuk mencegah kelelahan berlebih di tengah tugas pengawasan hutan yang panjang.
Pendekatan humanis ini langsung disambut hangat. Para personel merasa diperhatikan bukan hanya sebagai pelaksana tugas, tetapi sebagai manusia yang juga butuh perlindungan.
Hot news
Solusi Nyata Mendagri Bagi 30 Juta Keluarga Belum Punya Rumah
Selain pemeriksaan, setiap personel dibekali perlengkapan penting untuk menjaga kesehatan selama bertugas :
- Multivitamin penambah energi harian
- Perlengkapan obat pertolongan pertama
- Masker pelindung dari risiko gangguan pernapasan akibat asap
Kegiatan ini berjalan berkat dedikasi tim Sidokkes Polres Mojokerto, Brigpol Ndandung Budhi Pamungkas dan Fanny Pradana Syafi’i yang bergerak langsung ke lokasi. Kecepatan dan ketulusan dalam bertugas terasa nyata di lapangan.
Kesiapan operasional yang ditopang dukungan kesehatan yang memadai menciptakan sinergi kuat. Bukan hanya soal menumpas api, tetapi juga memastikan si penumpas tetap sehat dan selamat saat pulang. Dengan semangat terjaga dan tubuh bugar, penjagaan hutan Mojokerto dijamin optimal.
Kepedulian terhadap kesehatan petugas adalah kunci keberhasilan jangka panjang dalam pencegahan karhutla. Sidokkes Polres Mojokerto membuktikan: kita tidak bisa mengharapkan orang menjaga hutan, jika kita tidak ikut menjaga mereka. Dukungan kesehatan yang konsisten = perlindungan hutan yang berkelanjutan. Semangat untuk para pahlawan di garis depan.
(Akbar / Humas)



















