Sidoarjo, pojokkasus.com – Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana kunjungi Gedung Juang 45 Pancasila di pusat kota, menemukan kondisi memprihatinkan, dan berkomitmen kuat: gedung dan museum di dalamnya harus segera direnovasi agar tetap jadi sarana utama edukasi sejarah bagi generasi muda.
Diresmikan Pangdam VIII Brawijaya tahun 1984, gedung ini kini tampak lusuh dan kurang layak huni. Padahal masih aktif dipakai organisasi veteran, purnawirawan, dan menjadi rumah bagi benda-benda bersejarah yang tak ternilai harganya.
Masalah utama: sudah bertahun-tahun tak ada pembaruan berarti. Museum di dalamnya juga terabaikan, padahal sering dikunjungi rombongan siswa sekolah. Risiko kerusakan dan hilang bukti sejarah makin nyata jika dibiarkan terus.
“Kita tidak boleh diam saja. Gedung ini aset berharga, lokasinya strategis di tengah kota, harus dijaga. Museumnya wajib diperbaiki agar anak-anak bisa datang belajar, melihat, dan merasakan langsung sejarah bangsa,” tegas Hj. Mimik.

Langkah konkret segera disiapkan:
– Koordinasi penuh dengan dinas terkait minggu ini
– Rancang renovasi total, tetap pertahankan bentuk asli
– Penataan ulang ruang museum agar lebih aman dan menarik
– Pastikan semua benda bersejarah: koin, bendera, senjata kayu tetap utuh
Menurutnya, nilai gedung ini bukan pada bangunannya saja, tapi pesan yang dibawa. Di sini tersimpan semangat juang para pendahulu. Kalau kondisinya rusak, sama saja membiarkan pesan itu perlahan hilang tak berbekas.
FSPMI Soroti Kebijakan Manajemen PT ATI Pasuruan
https://www.facebook.com/pojok.kasuscom
Anak muda butuh ruang nyata untuk belajar, bukan cuma dari buku. Gedung Juang 45 adalah ruang hidup itu sendiri. Mengunjunginya berarti berdialog langsung dengan masa lalu, memahami pengorbanan, dan menghargai kemerdekaan yang ada sekarang.
Pemkab Sidoarjo menegaskan tidak akan memindahkan lokasi. Tetap di Jalan A. Yani, tetap di tengah kota, supaya mudah diakses semua kalangan. Renovasi bertujuan memperindah, memperkuat struktur, dan membuatnya makin nyaman dikunjungi.
Keputusan merenovasi Gedung Juang 45 Pancasila sekaligus museumnya adalah bukti nyata kepedulian daerah terhadap warisan budaya. Bukan sekadar bangunan, ini penjaga ingatan sejarah, tempat belajar, dan kebanggaan masyarakat Sidoarjo yang harus terus lestari. (T7/Baik)







