Sidoarjo,pojokkasus.com– Wabup Mimik salurkan bantuan pangan kepada 594 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.
Penyaluran berlangsung serentak di dua lokasi, yaitu Desa Gelam dan Desa Balonggabus, pada Jumat (12/6/2026).
Bantuan ini merupakan alokasi untuk periode Februari hingga Maret 2026 yang bersumber dari Badan Pangan Nasional melalui Perum Bulog.
Secara rinci, sebanyak 405 KPM berada di Desa Gelam dan 189 KPM lainnya di Desa Balonggabus.
Setiap keluarga menerima paket bantuan berisi 20 kilogram beras medium dan 4 liter minyak goreng, yang dihitung untuk kebutuhan dua bulan sekaligus.
Kegiatan ini dipantau langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana guna memastikan proses berjalan lancar dan tepat sasaran.

Wabup Mimik menyampaikan bahwa bantuan ini adalah bentuk perhatian nyata pemerintah pusat dan daerah untuk meringankan beban pengeluaran warga serta menjaga ketahanan pangan keluarga. “Alhamdulillah warga bisa menerima dengan baik.
Ini program pemerintah, semoga benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari dan meringankan beban rumah tangga,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo untuk terus memperjuangkan dukungan program sosial.
“Kami berusaha menjadi pemimpin yang amanah. Semakin banyak bantuan yang tepat sasaran, diharapkan kesejahteraan meningkat dan angka kemiskinan terus menurun,” tambahnya.
Koperasi Merah Putih Sidoarjo, Dorong Ekonomi Warga Desa
Wakil Pimpinan Cabang Bulog Surabaya, Didik Supriono, menjelaskan bahwa penyaluran dilakukan sesuai data terverifikasi.
“Setiap penerima mendapatkan jatah lengkap sesuai ketentuan, yaitu 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan,” jelasnya.
Salah satu penerima, Ifa (41), warga Desa Gelam, mengaku sangat bersyukur. “Bantuan ini sangat membantu kebutuhan dapur. Terima kasih kepada pemerintah dan semoga program ini terus berlanjut,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, program bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 menjangkau 181.442 KPM se-Sidoarjo, dengan total 3.628.850 kg beras dan 725.768 liter minyak goreng.
Penyaluran dilakukan bertahap di seluruh wilayah agar seluruh warga berhak menerima tepat waktu.@kbr







