Madiun, pojokkasus.com – Komitmen LSM GMBI Madiun Raya menyambut positif langkah Presiden Prabowo Subianto yang melakukan pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional demi perbaikan Program Makan Bergizi Gratis. Sikap tegas ini disampaikan Ketua LSM GMBI Distrik Madiun Raya, Bambang Sugeng Widodo, pada Rabu (03/06/2026) menyusul pengumuman resmi di Istana Kepresidenan Jakarta.
Pengumuman perubahan pimpinan disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers. Keputusan ini diambil setelah pemerintah menampung hasil evaluasi kinerja dan berbagai aspirasi yang masuk dari masyarakat terkait pelaksanaan program nasional tersebut.
Bambang Sugeng Widodo menegaskan pihaknya siap berada di garda terdepan mengawal pelaksanaan program ini di wilayah Madiun Raya. Langkah ini merupakan wujud dukungan nyata terhadap visi pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Kami mengapresiasi kebijakan Presiden. Program makan bergizi ini bukan sekadar kegiatan sosial, tapi investasi besar bangsa buat masa depan anak-anak. Kita harus jaga bersama agar berjalan benar dan tepat sasaran,” tegasnya.

Menurutnya, setiap rupiah anggaran negara yang digunakan harus dikelola dengan penuh tanggung jawab. Tidak boleh ada celah penyalahgunaan atau penyimpangan yang merugikan rakyat. Pengawasan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kepercayaan publik.
http://Baca juga Ketua LSM GMBI Jatim GMBI Apresiasi Evaluasi Program MBG Prabowo
https://www.facebook.com/pojok.kasuscom
Perubahan yang dilakukan pemerintah bertujuan memperkuat tata kelola program :
• Dadan Hindayana
diberhentikan dari jabatan
Kepala Badan Gizi Nasional
• Dua wakil kepala badan,
Brigjen Pol Sony Sonjaya dan
Mayjen TNI Lodewyk Pusung,
diganti
• Nanik S. Deyang ditunjuk
sebagai pemimpin baru untuk
perbaikan sistem
Prasetyo Hadi menjelaskan evaluasi dilakukan agar program bisa berjalan lebih optimal, aman, dan makanan yang disalurkan benar-benar bergizi serta sampai ke anak-anak yang berhak menerimanya.
Bambang menegaskan LSM GMBI Madiun raya akan melakukan pengawasan secara konstruktif. Jika berjalan baik, akan didukung penuh. Namun jika ditemukan indikasi penyelewengan, pihaknya tidak akan diam dan langsung laporkan ke pihak berwenang.
“Kita berharap Madiun bisa jadi contoh. Program ini harus transparan, akuntabel, dan manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat. Kami siap terus kawal demi Indonesia yang lebih sehat dan maju,” tutupnya. (GN,BD)







