PASURUAN, pojokkasus.com — Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di RT 01 RW 03 One Genk, Dusun Krajan, Desa Pandean, berlangsung meriah pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menggabungkan peringatan kemerdekaan dengan malam tasyakuran, doa bersama, serta pagelaran Majelis Sholawat Nurul Janah Desa Pandean.
Acara yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB itu menghadirkan pelantun sholawat, Gus Ahkam dari Probolinggo. Lantunan sholawat mengisi rangkaian kegiatan dan mengundang ratusan jamaah untuk hadir bersama masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya warga RT 01 RW 03 dalam memperingati 81 tahun kemerdekaan Indonesia. Selain menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga, kegiatan juga mengajak masyarakat mengenang jasa para pejuang serta mengisi kemerdekaan melalui kegiatan keagamaan.
Sholawat dan Doa Warnai Malam Tasyakuran
Majelis Sholawat Nurul Janah membuka rangkaian acara dengan lantunan sholawat. Para jamaah mengikuti kegiatan dengan suasana khidmat dan bersama-sama memanjatkan doa agar seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan berjalan lancar.
Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat Desa Pandean turut hadir. Di antaranya KH Muslim Ikrom selaku penceramah agama, Kiai Hamim, Kepala Desa Pandean Abdul Karim, Ketua BPD Agus Halim, Kepala Dusun Krajan Suadi, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Panitia juga mengawali acara dengan doa bersama. Setelah itu, peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Pasar Jago Jadi Mesin Baru Transparansi Retribusi Sidoarjo
Tausiah Mengingatkan Perjuangan Para Pahlawan
Dalam tausiah keagamaan, KH Muslim Ikrom menyampaikan pesan mengenai pentingnya mengenang perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa perjuangan menuju kemerdekaan tidak hanya melibatkan tokoh-tokoh perjuangan dari berbagai daerah, tetapi juga melibatkan tokoh agama dan masyarakat yang turut memberikan kontribusi dalam perjuangan bangsa.
Menurutnya, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga kemerdekaan dengan mengisi pembangunan melalui kegiatan positif. Rasa syukur atas kemerdekaan juga dapat diwujudkan dengan menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta menghargai jasa para pendahulu.
Peringatan kemerdekaan ke-81 tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk tidak hanya merayakan kemerdekaan secara seremonial, tetapi juga mengisinya dengan kegiatan yang memberikan nilai kebersamaan dan keagamaan.
Warga Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian
Ratusan jamaah yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Suasana kebersamaan terlihat dari keterlibatan warga dalam mendukung pelaksanaan acara, mulai dari persiapan hingga berlangsungnya malam tasyakuran.
Bagi masyarakat RT 01 RW 03, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat desa. Perpaduan antara semangat nasionalisme dan kegiatan keagamaan juga memberikan warna tersendiri dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua RT 01, Khoirul atau yang dikenal dengan sapaan Rodho Rhoma, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut.
PN Kepanjen Periksa Sengketa Lahan Balearjo, Sikap Pemdes Dipertanyakan
“Terima kasih kepada semua yang mendukung acara ini, panitia dan masyarakat RT 01 RW 03 yang sudah membantu sehingga acara dapat berjalan sukses,” ujar Khoirul.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Warga mendoakan para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan kemerdekaan sekaligus memanjatkan harapan agar masyarakat Indonesia senantiasa diberikan keamanan, persatuan, dan kesejahteraan.
Peringatan kemerdekaan di RT 01 RW 03 One Genk menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh melalui kegiatan sederhana yang melibatkan masyarakat secara langsung. Melalui doa, sholawat, penghormatan kepada pahlawan, dan kebersamaan warga, peringatan HUT ke-81 RI tidak sekadar menjadi perayaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan di tingkat lingkungan.(Gio/find)













