Sidoarjo,pojokkasus.com – Baznas Sidoarjo meresmikan Musholla Al-Falah di Dusun Tanggulrejo, Kelurahan Porong, Sidoarjo, Rabu (7/10/2026).
Kehadiran fasilitas ibadah tersebut menjawab kebutuhan warga yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh untuk melaksanakan salat berjamaah dan kegiatan keagamaan.
Peresmian Musholla Al-Falah tidak hanya menjadi penanda hadirnya tempat ibadah baru. Pada kesempatan yang sama, Baznas Sidoarjo juga meluncurkan program ekonomi sebagai upaya mendorong kemandirian masyarakat melalui pemanfaatan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan dana ZIS tidak berhenti pada pembangunan fasilitas keagamaan.
Dana yang dihimpun juga diarahkan untuk memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Baznas Sidoarjo, Gus Jazuk, mengatakan pembangunan Musholla Al-Falah merupakan bentuk komitmen lembaganya dalam menyalurkan dana ZIS secara tepat sasaran.
Menurutnya, keberadaan musholla diharapkan tidak hanya digunakan untuk salat berjamaah, tetapi juga menjadi ruang pembinaan keagamaan dan aktivitas sosial masyarakat.

“Musholla Al-Falah ini kami bangun untuk memberikan fasilitas ibadah yang layak bagi warga Dusun Tanggulrejo. Semoga bisa menjadi pusat kegiatan keagamaan, dakwah, dan pembinaan umat,” ujar Gus Jazuk.
Kehadiran Musholla Al-Falah Porong mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga kini memiliki tempat yang lebih dekat untuk melaksanakan ibadah sekaligus menjalankan berbagai kegiatan keagamaan bersama.
Anak-anak dapat memanfaatkan musholla untuk belajar mengaji.
Sementara itu, masyarakat dewasa dapat menggunakannya sebagai tempat pengajian, diskusi keagamaan, hingga mempererat hubungan sosial antarwarga.
Baznas Dorong Kemandirian Ekonomi
Selain pembangunan musholla, Baznas Sidoarjo juga memberikan perhatian terhadap aspek ekonomi masyarakat.
Program ekonomi yang diluncurkan bersamaan dengan peresmian tersebut diarahkan untuk membantu warga mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian finansial.
Sumbangan Rasa Pungli Di SMPN 1 Bululawang Dilaporkan Bupati Malang
Program ini menjadi bagian penting dari pemanfaatan dana ZIS agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Asisten 1 Bupati Sidoarjo Bidang Kesejahteraan Rakyat, Amalia Ainun, mengapresiasi langkah Baznas Sidoarjo tersebut.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dengan lembaga pengelola zakat diperlukan agar berbagai program sosial dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Bentuk perhatian pemerintah, sesungguhnya pemerintah memberikan program agar bisa dirasakan semaksimal mungkin oleh masyarakat,” ujar Amalia.
Bagi warga Dusun Tanggulrejo, peresmian Musholla Al-Falah menjadi momentum penting.
Fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya berdiri sebagai bangunan, tetapi benar-benar hidup melalui aktivitas ibadah, pendidikan keagamaan, dan kegiatan sosial.
Nama Al-Falah yang bermakna keberuntungan pun diharapkan menjadi doa agar keberadaan musholla membawa keberkahan dan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Porong.
Kini, tanggung jawab berada di tangan warga untuk menjaga, merawat, dan memakmurkan musholla tersebut.
Dengan demikian, manfaat dana ZIS yang diwujudkan melalui Baznas Sidoarjo dapat terus dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.@kbr



















