Cek Kebugaran Pasuruan, KORMI Ajak Warga Hidup Sehat

Pasuruan,pojokkasus.com– Cek Kebugaran Pasuruan menjadi langkah nyata yang dilakukan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pasuruan bersama Dinas Kesehatan Daerah Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes DP3KB) Kabupaten Pasuruan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Kegiatan yang digelar di GOR Sasana Krida Anoraga Raci, Bangil, Selasa (9/6/2026) itu diikuti ratusan peserta perwakilan dari 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sekaligus memetakan tingkat kebugaran masyarakat secara objektif.

Para peserta menjalani serangkaian tes kebugaran berupa jalan kaki dan lari selama enam menit mengelilingi area GOR

Setelah itu, peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, serta sejumlah indikator kesehatan lainnya.

Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya aktivitas fisik secara rutin dan penerapan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Cara ini penting untuk mengetahui tingkat kebugaran masyarakat secara objektif. Hasilnya akan menjadi dasar bagi KORMI dalam menyusun program olahraga rekreasi yang lebih luas sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Merita.

Menurutnya, olahraga rekreasi tidak hanya berfungsi meningkatkan kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi sarana memperkuat interaksi sosial dan membangun kebersamaan antarwarga.

Karena itu, data hasil tes kebugaran akan dimanfaatkan untuk menyusun berbagai program olahraga yang lebih tepat sasaran.

Merita berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam aktivitas olahraga dan memiliki kesadaran tinggi terhadap kesehatan.

“Kami ingin semakin banyak warga yang aktif bergerak, berolahraga, dan menjadikan pola hidup sehat sebagai budaya di tengah masyarakat,” tambahnya.

http://Baca juga https://pojokkasus.com/2026/06/10/cegah-hantavirus-lapas-sidoarjo-edukasi-wbp/

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes DP3KB Kabupaten Pasuruan, dr. Arif Junaedi, menegaskan bahwa tes kebugaran menjadi semakin penting di tengah meningkatnya kebiasaan masyarakat yang cenderung kurang bergerak akibat tingginya penggunaan perangkat digital dan gadget.

Menurutnya, gaya hidup sedentari atau minim aktivitas fisik dapat berdampak pada menurunnya tingkat kesehatan dan kebugaran masyarakat jika tidak diimbangi dengan olahraga yang cukup.

“Akhir-akhir ini semakin banyak masyarakat yang kurang aktivitas fisik. Kondisi kesehatan seseorang sangat dipengaruhi pola dan gaya hidupnya.

Jika hasil kebugarannya kurang baik, berarti ada pola hidup yang harus diperbaiki, salah satunya dengan membiasakan diri berolahraga secara teratur,” jelas dr. Arif.

Kegiatan yang mengusung tema “Masyarakat Bugar, Pasuruan Sehat dan Produktif” tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pasuruan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Direktur RSUD Grati, jajaran pengurus KORMI Kabupaten Pasuruan, serta berbagai elemen masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah bersama KORMI berharap tercipta masyarakat yang lebih sehat, aktif, dan produktif.

Data kebugaran yang diperoleh akan menjadi landasan dalam merancang program olahraga rekreasi yang berkelanjutan sekaligus memperkuat budaya hidup sehat di Kabupaten Pasuruan.

Writer: @NitEditor: @Redaksi Pojokkasus
IMG-20260327-WA0038