Motor Honda Beat Raib Digondol Maling di Sukodono Sidoarjo

SIDOARJO, pojokkasus.com – Motor Honda Beat menjadi sasaran dugaan aksi pencurian di Perumahan Taman Puspa Anggaswangi, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Seorang karyawan swasta asal Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, kehilangan sepeda motor miliknya saat menginap di rumah temannya usai kegiatan silaturahmi setelah kepulangan umrah. Peristiwa tersebut kini telah dilaporkan ke Polresta Sidoarjo dan masih dalam proses penyelidikan.

Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Pengaduan (STTP) Nomor STTP/817/VII/2026/SPKT/POLRESTA SIDOARJO/POLDA JAWA TIMUR. Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Sidoarjo menerima laporan pada Senin, 20 Juli 2026.

Korban diketahui bernama Andri Febriyanto (39), warga Dusun Genengsari, Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Dalam laporannya, ia menyebut kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat tahun 2022 berwarna hitam dengan nomor polisi N 2428 TEJ.

Kronologi Kejadian di Garasi Rumah

Peristiwa itu diduga terjadi pada Minggu, 19 Juli 2026 sekitar pukul 03.20 WIB di Perumahan Taman Puspa Anggaswangi Blok C1 Nomor 22, RT 02/RW 02, Desa Anggaswangi, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Berdasarkan keterangan korban, pada Sabtu malam, 18 Juli 2026, ia menginap di rumah temannya bernama Fuad bersama beberapa rekan lainnya. Mereka berkumpul dalam rangka bersilaturahmi setelah kepulangan umrah. Sebelum beristirahat sekitar pukul 22.00 WIB, Andri memarkir sepeda motornya di dalam garasi rumah dengan kondisi stang terkunci.

Saat terbangun sekitar pukul 05.00 WIB keesokan harinya, korban mendapati kondisi garasi sudah berubah. Jaket dan helm miliknya tergeletak di lantai, sedangkan sepeda motor Honda Beat yang sebelumnya diparkir sudah tidak berada di tempat.

Rekaman CCTV Jadi Barang Bukti

Korban kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi. Dari hasil rekaman tersebut, terlihat sekelompok orang diduga mengambil sepeda motor miliknya. Rekaman itu menjadi salah satu barang bukti penting yang diserahkan kepada pihak kepolisian untuk mendukung proses penyelidikan.

Infrastruktur Desa Wonosari Menjadi Skala Prioritas Pembangunan Desa RKPDes 2027 & RKPD 2028

Akibat kejadian tersebut, Andri mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp29 juta. Hingga kini, kendaraan yang hilang belum ditemukan dan identitas para pelaku juga masih belum diketahui.

Pihak kepolisian menerima laporan pengaduan tersebut dan mulai melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi akan mendalami keterangan saksi, memeriksa rekaman CCTV, serta mengumpulkan bukti lain yang dapat mengarah pada identitas pelaku.

Polisi Dalami Kasus Pencurian

Kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor ini menambah daftar tindak kriminal yang masih menjadi perhatian masyarakat di wilayah Sidoarjo. Keberadaan kamera pengawas di lokasi diharapkan dapat membantu aparat mengungkap pelaku dan mempercepat proses penelusuran kendaraan yang hilang.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, termasuk memastikan penggunaan kunci pengaman tambahan dan memperhatikan keamanan lingkungan sekitar. Langkah pencegahan tersebut dapat mengurangi risiko terjadinya pencurian kendaraan bermotor.

Polresta Sidoarjo masih terus melakukan penyelidikan terhadap perkara ini. Hasil pengungkapan kasus nantinya diharapkan tidak hanya memberikan keadilan bagi korban, tetapi juga meningkatkan rasa aman masyarakat serta menjadi peringatan bahwa kolaborasi antara warga, teknologi seperti CCTV, dan aparat penegak hukum memiliki peran penting dalam menekan angka kejahatan kendaraan bermotor. (D2y/tim)

IMG-20260327-WA0038