Reses Febri Irawan Darwis Tampung Keluhan Petani soal Pupuk

PASURUAN, POJOKKASUS.COM — Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, pak Febri Irawan Darwis, menerima sejumlah usulan dan aspirasi masyarakat dalam kegiatan serap aspirasi atau reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027. Dalam forum tersebut, petani menyampaikan keluhan terkait keterbatasan pasokan pupuk bersubsidi, kendala pendataan petani, serta lambatnya respons Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) terhadap kebutuhan kelompok tani.

Aspirasi tersebut disampaikan oleh perwakilan kelompok tani dari Desa Gajahbendo dan Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Mereka berharap persoalan yang dihadapi petani mendapat perhatian dari pemerintah dan instansi terkait.

Agus, perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Gajahbendo, menyampaikan bahwa pasokan pupuk yang tersedia dinilai belum menunjang kebutuhan petani secara optimal.

Ketersediaan pupuk menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kegiatan pertanian. Karena itu, petani berharap penyaluran pupuk dapat berjalan lebih baik agar kebutuhan kelompok tani terpenuhi sesuai ketentuan dan kebutuhan di lapangan.

Febri Irawan Darwis menerima aspirasi petani Gajahbendo dan Cendono terkait ketersediaan pupuk bersubsidi, pendataan petani, dan pelayanan PPL.

baca juga :

DPRD Kabupaten Pasuruan Tetapkan Perubahan AKD Tahun 2026

Keluhan serupa juga disampaikan Ikhtiar, perwakilan petani dari Desa Cendono, Kecamatan Purwosari. Ia mengungkapkan bahwa kelompok tani masih menghadapi kesulitan dalam mendata petani serta mengakses pupuk yang dibutuhkan.

Menurut Ikhtiar, penyerapan pupuk di kalangan petani masih sangat minim. Di sisi lain, ketersediaan pupuk juga dinilai terbatas sehingga menimbulkan kendala bagi kelompok tani dalam memenuhi kebutuhan anggotanya.

Selain persoalan pasokan pupuk, Ikhtiar turut menyoroti kendala administrasi dalam proses pendataan petani. Ia menyebut pengurusan yang berkaitan dengan KTP dapat memerlukan waktu hingga satu minggu.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pendataan merupakan bagian penting dalam proses penyaluran pupuk bersubsidi. Petani berharap proses administrasi dapat berjalan lebih efektif sehingga tidak menambah kesulitan dalam memperoleh akses terhadap pupuk.

Dalam forum reses tersebut, persoalan lain yang muncul adalah respons Petugas Penyuluh Lapangan (PPL). Sejumlah titik di wilayah Kabupaten Pasuruan dilaporkan mengalami kendala komunikasi dan koordinasi antara PPL dengan Gapoktan.

Keluhan mengenai lambatnya respons petugas menjadi salah satu aspirasi yang perlu ditindaklanjuti agar komunikasi antara penyuluh pertanian dan kelompok tani dapat berjalan lebih baik.

Menanggapi keluhan para petani, H. Febri Irawan Darwis menyatakan akan membawa persoalan penyaluran pupuk bersubsidi tersebut ke Dinas Pertanian untuk ditindaklanjuti.

“Saya menangkap keluhan ini. Untuk persoalan penyaluran pupuk bersubsidi, akan saya bawa ke Dinas Pertanian,” ujar Febri dalam menanggapi aspirasi peserta reses.

Menurut Febri, masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan fungsi penyerapan aspirasi anggota DPRD. Persoalan yang disampaikan petani perlu diteruskan kepada instansi terkait agar mendapatkan perhatian dan penanganan sesuai kewenangannya.

Aspirasi mengenai ketersediaan pupuk, pendataan petani, serta pelayanan PPL diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait dalam meningkatkan pelayanan kepada kelompok tani.

Kegiatan serap aspirasi Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027 tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi secara langsung kepada wakil rakyat.

Keluhan dari Gapoktan Desa Gajahbendo dan petani Desa Cendono menunjukkan perlunya perhatian terhadap ketersediaan pupuk bersubsidi, kemudahan proses administrasi, serta penguatan koordinasi antara PPL dan kelompok tani.

Melalui penyampaian aspirasi tersebut, Febri menyatakan akan meneruskan persoalan penyaluran pupuk bersubsidi kepada Dinas Pertanian. Tindak lanjut dari instansi terkait diharapkan dapat memberikan kejelasan atas kendala yang dialami petani dan mendukung kelancaran kegiatan pertanian di Kabupaten Pasuruan.

POJOKKASUS.COM — Aspirasi petani menjadi pengingat pentingnya koordinasi dan pelayanan yang responsif untuk mendukung kebutuhan pertanian serta ketahanan pangan daerah.

Wartawan/editor : D2Y/RED

IMG-20260327-WA0038