Kolaborasi Waste Management Dorong Solusi Sampah Kepulungan

PASURUAN , pojokkasus.com – Kolaborasi Waste Management menjadi langkah inovatif yang ditempuh Pemerintah Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, dalam upaya mencari solusi penanganan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kolaborasi Antar Pihak Bagi Perubahan Sosial dan Lingkungan”, berbagai pemangku kepentingan duduk bersama untuk merumuskan strategi pengelolaan sampah yang tepat guna bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Desa Kepulungan pada Rabu (10/06/2026) tersebut menghadirkan berbagai unsur penting, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, kelompok swadaya masyarakat, hingga forum lingkungan.

Acara dimulai pukul 09.15 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan agenda diskusi, pemaparan materi, serta sesi tanya jawab.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan Dr. M. Nur Kholis, S.STP., MM sebagai narasumber utama, Ketua Kadin Kabupaten Pasuruan Eko Widiyatmo, SE., MM, Kepala Desa Kepulungan Didik Hartono, SH., MH, Sekretaris Desa Fachrudin Salim, unsur Bhabinkamtibmas dan Babinsa, perwakilan 18 perusahaan di wilayah Kepulungan, Forum Komunikasi Peduli Lingkungan (FKPL), serta lima Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang bergerak di bidang pengelolaan sampah.

Penanganan Sampah Jadi Tanggung Jawab Bersama

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kepulungan Didik Hartono menegaskan bahwa persoalan sampah rumah tangga tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah desa maupun pemerintah daerah.

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat, termasuk perusahaan yang beroperasi di wilayah desa, memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Ia menjelaskan bahwa FGD tersebut merupakan langkah awal untuk membangun kesepahaman dan menyusun format kerja yang dapat diterapkan secara efektif dalam menangani persoalan sampah di Desa Kepulungan.

Pemerintah desa berharap hasil diskusi dapat segera ditindaklanjuti melalui program nyata yang melibatkan semua pihak terkait.

“Penanganan sampah harus dilakukan secara kolaboratif. Pemerintah desa, masyarakat, kelompok lingkungan, hingga perusahaan perlu bergerak bersama agar solusi yang dihasilkan benar-benar efektif dan berkelanjutan,” ujar Didik Hartono.

Cegah Hantavirus, Lapas Sidoarjo Edukasi WBP

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa dari 18 perusahaan yang diundang, sebanyak 11 perusahaan hadir dalam kegiatan tersebut.

Sementara tujuh perusahaan lainnya berhalangan hadir karena agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.

Dukungan Dunia Usaha dan Pemerintah Daerah

Ketua Kadin Kabupaten Pasuruan Eko Widiyatmo menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif yang dilakukan Pemerintah Desa Kepulungan.

Ia mendorong pemerintah desa bersama FKPL dan KSM untuk segera menyusun program prioritas yang dapat dijalankan dalam waktu dekat.

Menurutnya, dunia usaha siap memberikan kontribusi sesuai kebutuhan program yang disepakati bersama. Kolaborasi yang terarah dinilai mampu menghasilkan dampak positif bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Dr. M. Nur Kholis memaparkan sejumlah materi terkait pengelolaan sampah dan strategi pembangunan lingkungan berkelanjutan.

Pemaparan tersebut kemudian dilanjutkan oleh Sekretaris Desa Kepulungan Fachrudin Salim yang menjelaskan kondisi serta kebutuhan pengelolaan sampah di tingkat desa.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari peserta yang hadir.

Sejumlah usulan mengemuka, mulai dari penguatan kelembagaan pengelola sampah, peningkatan partisipasi masyarakat, hingga dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk sektor lingkungan.

Menuju Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

FGD Kolaborasi Waste Management Desa Kepulungan menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

Melalui pendekatan kolaboratif, desa berharap mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Cek Kebugaran Pasuruan, KORMI Ajak Warga Hidup Sehat

Hasil diskusi ini diharapkan tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan dapat diwujudkan dalam program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan keterlibatan seluruh pihak, Desa Kepulungan berupaya menjadi contoh pengelolaan lingkungan berbasis kolaborasi yang mampu menjawab tantangan persoalan sampah di tingkat desa sekaligus mendorong perubahan sosial dan lingkungan yang lebih baik. (D2d/Tim)

IMG-20260327-WA0038